Baik Multiplexer maupun Power Divider adalah perangkat yang berguna untuk memperluas jumlah antena yang dapat dihubungkan ke satu port pembaca. Salah satu manfaat utamanya adalah mengurangi biaya aplikasi RFID UHF dengan berbagi perangkat keras yang mahal. Dalam postingan blog ini, kami menjelaskan perbedaan dan apa yang perlu dipertimbangkan saat memilih perangkat yang tepat untuk aplikasi Anda.
Apa itu multiplekser dan demultiplekser?
Untuk memahami apa itu pembaca RFID Multiplexer, kita akan menjelaskan secara singkat tujuan umum dari multiplexer (mux) dan demultiplexer (de-mux).
Multiplexer adalah perangkat yang memilih salah satu dari beberapa sinyal masukan dan meneruskannya ke keluaran.
Demultiplekser adalah perangkat yang meneruskan sinyal masukan ke salah satu dari beberapa keluaran.
Baik multiplekser maupun demultiplekser memerlukan sakelar untuk memilih input dan/atau output. Sakelar ini diberi daya, sehingga multiplekser dan demultiplekser merupakan perangkat aktif.
Apa itu multiplexer pembaca RFID?
Multiplexer pembaca RFID adalah perangkat yang merupakan kombinasi dari multiplexer (mux) dan demultiplexer (de-mux). Perangkat ini terdiri dari satu port input/output dan banyak port output/input. Satu port dari mux/de-mux biasanya terhubung ke pembaca RFID, sedangkan banyak port lainnya dikhususkan untuk koneksi antena.
Perangkat ini akan meneruskan sinyal dari port pembaca RFID ke salah satu dari beberapa port output atau meneruskan sinyal dari salah satu dari beberapa port input ke port pembaca RFID.
Sakelar internal menangani peralihan sinyal antar port dan pengaturan waktu peralihannya.
Multiplexer RFID memungkinkan konektivitas beberapa antena ke satu port pembaca RFID. Besarnya sinyal yang dialihkan tidak terpengaruh secara signifikan, terlepas dari jumlah port dalam mux/de-mux.
Dengan begitu, misalnya, multiplexer RFID 8 port dapat memperluas pembaca 4 port menjadi pembaca RFID 32 port.
Beberapa merek juga menyebut multiplexer mereka sebagai hub.
Apa itu pembagi daya (power splitter) dan penggabung daya (power combiner)?
Pembagi daya (splitter) adalah perangkat yang membagi daya. Pembagi daya 2 port membagi daya masukan menjadi dua keluaran. Besarnya daya di port keluaran akan berkurang setengahnya.
Pembagi daya disebut penggabung daya bila digunakan secara terbalik.
Berikut ringkasan singkat perbedaan antara multiplexer (mux) dan pembagi daya:
| MUX | PEMBAGI DAYA |
| Sebuah multiplexer (MUX) akan memiliki kehilangan daya konstan di seluruh port terlepas dari jumlah portnya. MUX 4 port, 8 port, dan 16 port tidak akan memiliki kehilangan daya yang berbeda per port. | Pembagi daya akan membagi daya menjadi ½ atau ¼ tergantung pada jumlah port yang tersedia. Pengurangan daya yang lebih besar terjadi pada setiap port seiring bertambahnya jumlah port. |
| Multiplexer (MUX) adalah perangkat aktif. Ia membutuhkan daya DC dan sinyal kontrol untuk beroperasi. | Pembagi daya adalah perangkat pasif. Perangkat ini tidak memerlukan input tambahan selain input RF. |
| Tidak semua port dalam multiplexer multi-port diaktifkan secara bersamaan. Daya RF dialihkan antar port. Hanya satu antena yang terhubung yang akan diberi daya pada satu waktu, dan kecepatan peralihannya sangat cepat sehingga antena tidak akan melewatkan pembacaan tag. | Semua port pada pembagi daya multi-port mendapatkan daya secara merata dan pada waktu yang bersamaan. |
| Isolasi yang sangat tinggi antara port-port tersebut berhasil dicapai. Hal ini penting untuk menghindari pembacaan silang antar antena. Isolasi biasanya berada dalam kisaran 35 dB atau lebih. | Isolasi port sedikit lebih rendah dibandingkan dengan Mux. Isolasi port tipikal sekitar 20 dB atau lebih. Pembacaan antar tag mungkin menjadi masalah. |
| Memiliki dampak minimal atau tidak ada dampak sama sekali pada pancaran atau pembatalan antena. | Jika pembagi daya tidak digunakan dengan benar, medan RF dapat saling meniadakan, dan pancaran RF antena dapat berubah secara signifikan. |
| Tidak diperlukan keahlian RF untuk memasang MUX. MUX harus dikendalikan oleh perangkat lunak pembaca RFID. | Keahlian RF sangat penting untuk memasang pembagi daya dan mencapai solusi yang berfungsi. Pembagi daya yang dipasang secara tidak benar akan secara drastis merusak kinerja RF. |
| Tidak dimungkinkan untuk melakukan modifikasi antena khusus. | Modifikasi antena khusus dimungkinkan. Lebar pancaran, sudut pancaran, dan lain-lain dari antena dapat diubah. |
Si Chuan Keenlion Microwave menawarkan berbagai pilihan, mencakup frekuensi dari 0,5 hingga 50 GHz. Produk ini dirancang untuk menangani daya input 10 hingga 200 watt dalam sistem transmisi 50 ohm. Desain rongga (cavity) digunakan dan dioptimalkan untuk kinerja terbaik.
Banyak produk kami dirancang sedemikian rupa sehingga dapat dipasang dengan cara disekrup ke heatsink, jika diperlukan. Produk-produk ini juga memiliki keseimbangan amplitudo dan fase yang luar biasa, memiliki daya tahan daya yang tinggi, tingkat isolasi yang sangat baik, dan hadir dengan kemasan yang kokoh.
Kami juga dapat menyesuaikan produk pasif RF sesuai dengan kebutuhan Anda. Anda dapat memasukkankustomisasiHalaman ini digunakan untuk memberikan spesifikasi yang Anda butuhkan.
Waktu posting: 28 Oktober 2022
